ARTIKEL BUPATI NENENG HASANAH

Jadi Tersangka Suap Meikarta, Bupati Neneng Dicoret dari Timses Jokowi

Wakil Ketua Timses Jokowi-Ma'ruf Amin, Abdul Kadir Karding, menyatakan anggota lembaganya harus bebas masalah hukum. Hal itu ia sampaikan menyusul ditetapkannya Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin, sebagai tersangka dugaan suap proyek Meikarta oleh KPK.
Neneng tercatat masuk dalam Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma’ruf sebagai pengarah teritorial. Menurut Karding, nama Neneng akan dicoret.
"Tentu karena kejadian beliau masuknya di tim itu sebelum kejadian OTT, maka nanti ini akan segera, beliau kita keluarkan dan diganti nanti oleh yang lain," jelas Karding di Jakarta, Rabu (17/10/2018).

Belum bisa dipastikan siapa yang akan menggantikan Neneng. Yang jelas, aturan internal TKN melarang anggotanya terlibat masalah hukum.
Pencoretan nama Neneng akan langsung dilakukan, meski statusnya baru tersangka. Karding menilai langkah itu perlu dilakukan untuk menjaga integritas tim.

Jadi Tersangka Bersama 7 Orang Lain

Sebelumnya, KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Selain Bupati Neneng, KPK juga menjerat delapan orang lainnya dalam kasus ini.
Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Jamaludi; Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, Sahat MBJ Nahar; Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati; dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi.
Kemudian, Billy Sindoro, Direktur Operasional Lippo Group, Taryudi dan Fitra Djajaja Purnama selaku konsultan Lippo Group, serta Henry Jasmen pegawai Lippo.

Suap Proyek Meikarta, KPK Sita Uang saat Geledah Rumah Bupati Bekasi.

 Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah sejumlah lokasi terkait penyidikan kasus dugaan suap izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Salah satu lokasi yang digeledah adalah rumah pribadi Bupati Bekasi, Neneng Hasanah Yasin.
Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan dari hasil penggeledahan di rumah Neneng, tim penyidik menyita sejumlah uang. Febri mengatakan tim saat ini masih menghitung total uang yang disita dari kediaman Politisi Golkar itu.

9 Tersangka

KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin sebagai tersangka kasus dugaan suap terkait izin proyek pembangunan Meikarta di Kabupaten Bekasi. Selain Bupati Neneng, KPK juga menjerat delapan orang lainnya dalam kasus ini.
Mereka adalah Kepala Dinas PUPR Pemkab Bekasi, Jamaludi; Kepala Dinas Damkar Pemkab Bekasi, Sahat MBJ Nahar; Kepala Dinas DPMPTSP Kabupaten Bekasi, Dewi Tisnawati; dan Kepala Bidang Tata Ruang Dinas PUPR Kabupaten Bekasi, Neneng Rahmi.
Kemudian, Billy Sindoro, Direktur Operasional Lippo Group, Taryudi dan Fitra Djajaja Purnama selaku konsultan Lippo Group, serta Henry Jasmen pegawai Lippo Group.
Bupati Neneng dan sejumlah pihak diduga menerima hadiah atau janji Rp 13 miliar terkait proyek tersebut. Diduga, realiasasi pemberian sampai saat ini adalah sekitar Rp 7 miliar .

Tanggapan saya;
Seharusnya ibu neneng tidak melakukan hal buruk seperti ini , karna dapat merugikkan orang lain disekitarnya dan diri dia sendiri

                                                    Daftar pustaka
https://www.liputan6.com/news/read/3670238/kpk-geledah-rumah-bos-lippo-group-billy-sindoro-terkait-suap-meikarta


Komentar

Postingan populer dari blog ini

HUBUNGAN KEKUASAAN DENGAN PENGARUH

SISTEM INFORMASI AKUTANSI pertemuan 3

SISTEM INFORMASI AKUTANSI(SIA)