PERTEMUAN 9,10,11,12
Nama : Yanfa Arnasyah\2db03\37118401
KEAMANAN DAN KONTROL SISTEM INFORMASI
Keamanan dan Kontrol Sistem Informasi. Keamanan Sistem
mengacu pada perlindungan terhadap semua sumber daya informasi perusahaan dari
ancaman oleh pihak-pihak yang tidak berwenang.Kerahasiaan, perusahaan berusaha
melindungi data dan informasi dari orang-orang yang tidak berhak.
9.
o
PENTINGNYA PENGENDALIAN SISTEM INFORMASI
Sistem Informasi Manajemen merupakan sistem informasi
yang menghasilkan hasil keluaran
(output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan
untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.Tujuan Umum
sistem informasi manajemen adalah Menyediakan informasi yang dipergunakan di
dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan
manajemen.Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan,
pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan. Menyediakan
informasi untuk pengambilan keputusan. Proses manajemen didefinisikan sebagai
aktivitas-aktivitas: Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan
akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh
karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode
untuk mencapai tujuan tersebut. Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah
dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus
diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya
untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas
manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai
kebutuhan, disebut kebutuhan. Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara
berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan.
(output) dengan menggunakan masukan (input) dan berbagai proses yang diperlukan
untuk memenuhi tujuan tertentu dalam suatu kegiatan manajemen.Tujuan Umum
sistem informasi manajemen adalah Menyediakan informasi yang dipergunakan di
dalam perhitungan harga pokok jasa, produk, dan tujuan lain yang diinginkan
manajemen.Menyediakan informasi yang dipergunakan dalam perencanaan,
pengendalian, pengevaluasian, dan perbaikan berkelanjutan. Menyediakan
informasi untuk pengambilan keputusan. Proses manajemen didefinisikan sebagai
aktivitas-aktivitas: Perencanaan, formulasi terinci untuk mencapai suatu tujuan
akhir tertentu adalah aktivitas manajemen yang disebut perencanaan. Oleh
karenanya, perencanaan mensyaratkan penetapan tujuan dan identifikasi metode
untuk mencapai tujuan tersebut. Pengendalian, perencanaan hanyalah setengah
dari peretempuran. Setelah suatu rencana dibuat, rencana tersebut harus
diimplementasikan, dan manajer serta pekerja harus memonitor pelaksanaannya
untuk memastikan rencana tersebut berjalan sebagaimana mestinya. Aktivitas
manajerial untuk memonitor pelaksanaan rencana dan melakukan tindakan korektif sesuai
kebutuhan, disebut kebutuhan. Pengambilan Keputusan, proses pemilihan diantara
berbagai alternative disebut dengan proses pengambilan keputusan.
StudiKasus :
Studi Kasus yang akan saya berikan adalah tentang
implementasi sistem informasimanajemen pada bagian kredit di PT Bank Tabungan
Negara (Persero) Tbk.Sebelum membahas tentang implentasi Sistem Informasi
Manajemen, secara singkatsaya akan memberikan sejarah singkat tentang Bank
Tabungan Negara.Sejarah berdirinya Bank Tabungan Negara di mulai pada tahun
1897 lebih tepatnya padatanggal 18 Oktober 1897 berdasarkan koninklijk Bersluit
No. 1V di sana di tegaskanbahwa di Hindia Belanda didirikan postpaar bank yang
berpusat di Batavia. Postpaarbank telah membuka kantor cabang antara tahun 1928
sampai dengan tahun 1934,empat kantor kantor cabang pertama yang didirikan di
Indonesia antara lain di Hurufbesar pada tahun 1928, Surabaya pada tahun 1931,
Jakarta dan Medan pada tahun1934, Pada tahun 1934 mulai Gandeng pula sebagai
mesin-mesin akuntansi danpengenalan Sertifikat Current Account. Pada tahun 1945
kekuasaan Besar diambil aliholeh jepang dan hal ini sangat berpengaruh bagi
dunia perbankan saat itu sebab postpaarbank di bekukan dan diganti dengan
Tyokin Kyoku tepatnya pada tanggal 1 April 1942
o
TUGAS PENGENDALIAN DALAM SISTEM INFORMASI
BERBASIS KOMPUTER
Sistem informasi adalah suatu
sistem dalam suatu organisasi
yang mempertemukan kebutuhan pengolahan
transaksi harian yang mendukung fungsi operasi organisasi yang bersifat
manajerial dengan kegiatan strategi dari suatu
organisasi untuk dapat
menyediakan kepada pihak luar tertentu dengan informasi yang diperlukan untuk
pengambilan keputusan. Sistem informasi
dalam suatu organisasi dapat
dikatakan sebagai suatu
sistem yang menyediakan informasi bagi semua tingkatan dalam organisasi
tersebut kapan saja diperlukan.Sistem ini menyimpan, mengambil, mengubah,
mengolah dan mengkomunikasikan informasi yang diterima dengan menggunakan
sistem informasi atau peralatan sistem lainnya.
i.
Kontrol proses pengembangan
Tujuan dari kontrol pengembangan adalah untuk
memastikan bahwa CBIS yang diimplementasikan dapat memenuhi kebutuhan pemakai.
Yang termasuk dalam kontrol pengembangan :
1. Manajemen puncak menetapkan kontrol proyek secara
keseluruhan selama fase perencanaan dengan cara membentuk komite MIS
2. Manajemen memberitahu pemakai mengenai orientasi
CBIs
3. Manajemen menentukan kriteria penampilan yang
digunakan dalam mengevaluasi operasi CBIS.
Studikasus :
meninggal sedangkan kelompok kontrol adalah ibu hamil
yang selamat. Responden pada kelompok kasus adalah keluarga dari ibu yang
meninggal sedangkan responden kelompok kontrol adalah ibu hamil yang selamat.
Dilakukan matching untuk variabel jarak rumah ke tempat fasilitas kesehatan
sehingga tempat tinggal kasus dan 1 kontrol berdekatan (bertetangga). Peng- I
aybilan sampel untuk kelompok kasus I I dilaksanakan secara random menggunakan
kerangka sampel data kematian ibu yang tercatat di Dinas Kesehatan 4
kabupatedkota terpilih. Jumlah ibu yang meninggal pada tahun 2007 di 4
kabupatedkota tersebut adalah 54 orang. Pemilihan kelompok kontrol (ibu yang
selamat) dilakukan dengan cara kumulatif sampling berpasangan. Kontrol diambil
dari tetangga kasus yang mempunyai status sosial dan ekonomi hampir sama yaitu
dilihat dari kondisi rumah dan isinya serta pekerjaan suami. Pada saat wawanca
ii.
kontrol desain system
Selama fase disain dan analisis dari siklus hidup
system, Analis System, DBA dan Manajer Jaringan membangun fasilitas kontrol
tertentu dalam disain system. Selama fase implementasi, programmer
menggabungkan kontrol tersebut ke dalam system. Desain system dikontrol dengan
cara menggabungkan kontrol software menjadi lima bagian pokok, yaitu :Permulaan
Transaksi (Transaction Origination)
Tahap-tahap yang harus dilakukan pada permulaan
transaksi terdiri atas ;
. Permulaan dokumen sumber
. Kewenangan
. Pembuatan input computer
iii.
Kontrol pengoperasian system
Kontrol pengoperasian system didasarkan pada struktur
organisasional dari departemen operasi, aktivitas dari unit yang ada dalam
departemen tersebut.
Kontrol yang memberikan kontribusi terhadap tujuan ini
dapat diklasifikasikan menjadi lima area :
1. Struktur organisasional
2. Kontrol perpustakaan
3. Pemeliharaan peralatan
4. Kontrol lingkungan dan kemanan fasilitas
SIKLUS HIDUP SISTEM
Siklus hidup sistem (system life cycle – SLC) adalah
proses evolusioner yang diikuti dalam menerapkan sistem atau subsistem informasi
berbasis komputer. SLC sering disebut dengan pendekatan air terjun (waterfall
approach) bagi pengembangan dan penggunaan sistem. Dilakukan dengan strategi
Top-Down Design , Siklus hidup sistem yang pertama dikelola oleh manajet unit
jasa informasi, dibantu oleh manajer dari analisis sistem, pemrograman dan
operasi. Namun kecenderungan saat ini, meletakkan tanggung jawab pada tingkat
yang lebih tinggi dan lebih rendah. Ada tiga tingkatan besar (hirarki) dari
manajemen siklus hidup system.
10&11 .
o
Dasar perencanaan system informasi
berbasis computer
Implementasi sistem informasi berbasis komputer
merupakan aktivitas yang berskala luas yang melibatkan orang dan fasilitas yang
banyak, uang dan peralatan dalam jumlah yang besar, dan waktu yang panjang. Perencanaan Sistem Informasi Berbasis
Komputer juga mempunyai manfaat, yaitu:
a.
Memberikan dasar pengontrolan.
b.
Mendefinisikan lingkup proyek;
c.
Mengatur urutan tugas
Siklus Hidup Sistem
Adalah penerapan pendekatan sistem untuk pengembangan
sistem atau subsistem informasi berbasis komputer. Sering disebut sebagai
pendekatan air terjun (waterfall approach) bagi pengembangan dan penggunaan
sistem.Berbagai metodologi SLC telah dikembangkan untuk memandu proses yang
terlibat termasuk model air terjun (asli metode SLC), pengembangan aplikasi
cepat (RAD), pengembangan aplikasi bersama (JAD), maka air mancur model dan
spiral model.Umumnya, beberapa model digabungkan ke dalam beberapa jenis
hibrida metodologi. Dokumentasi sangat penting berapapun jenis model dipilih
atau dibuat untuk setiap aplikasi, dan biasanya dilakukan bersamaan dengan
proses pembangunan. Beberapa metode kerja lebih spesifik untuk jenis proyek,
tetapi dalam analisis terakhir, faktor yang paling penting bagi keberhasilan
suatu proyek dapat seberapa dekat rencana tertentu diikuti.
Beberapa SLC terdapat dalam perusahaan yang
menggunakan komputer, mungkin ada seratus atau lebih. Pada kenyataannya SLC
adalah sarana yang digunakan oleh manajemen untuk melaksanakan rencana
strategis. Konsep life cycle menjadikan segala sesuatu yang tumbuh, menjadi
dewasa setiap waktu dan akhirnya mati. Pola ini digunakan untuk sistem dasar
komputer seperti subsistem pemrosesan data atau SSD.
o
Fase Perencanaan
Fase ini dimulai dengan mendefinisikan masalah dan
dilanjutkan dengan sistem penunjukan objektif dan paksaan. Di sini sistem
analis memimpin studi yang mungkin terjadi dan mengemukakan pelaksanaannya pada
manajer.
o
Fase Analisis
Fase ini mempunyai tugas penting yaitu menunjukkan
kebutuhan pemakai informasi dan menentukan tingkat penampilan sistem yang
diperlukan untuk memuaskan kebutuhan tersebut. Fase ini meliputi penetapan
jangkauan proyek, mengenal resiko, mengatur rangkaian tugas, dan menyediakan dasar
untuk kontrol. Analisis mengumpulkan persyaratan untuk sistem. Tahap ini
meliputi rinci kajian terhadap kebutuhan bisnis organisasi.Pilihan untuk
mengubah proses bisnis dapat dianggap. Berfokus pada desain tingkat tinggi
seperti desain, program apa yang diperlukan dan bagaimana mereka akan
berinteraksi, desain tingkat rendah (bagaimana setiap program akan bekerja),
desain interface (antarmuka apa saja yang akan terlihat seperti) dan data
desain (data yang akan diperlukan). Selama tahap ini, perangkat lunak dari
keseluruhan struktur yang ditetapkan. Analisis dan Desain sangat krusial dalam
pembangunan seluruh siklus. Any glitch dalam tahap desain dapat menjadi sangat
mahal untuk memecahkan di kemudian tahap pengembangan perangkat lunak. Banyak
perawatan dilakukan selama tahap ini. Yang logis sistem produk dikembangkan di
tahap ini.
o
Fase Desain
Fase Desain ini meliputi penentuan pemrosesan dan data
yang dibutuhkan oleh sistem yang baru, dan pemilihan konfigurasi terbaik dari
hardware yang menyediakan desain. Desain system adalah ketentuan mengenal
proses dan data yang dibutuhkan oleh sistem yang baru. Proses desain akan
menerjemahkan syarat kebutuhan ke sebuah perancangan perangkat lunak yang dapat
diperkirakan sebelum dibuat coding. Proses ini berfokus pada : struktur data,
arsitektur perangkat lunak, representasi interface, dan detail (algoritma)
prosedural. Merancang alir kerja (workflow) dari sistem dalam bentuk diagram
alir (flowchart) atau Data Flow Diagram (DFD). Merancang basis data (database) dalam
bentuk Entity Relationship Diagram (ERD) bisa juga sekalian membuat basis data
secara fisik. Merancang input ouput aplikasi (interface) dan menentukan
form-form dari setiap modul yang ada. Merancang arsitektur aplikasi dan jika
diperlukan menentukan juga kerangka kerja (framework) aplikasi. Pada tahapan
ini atau sebelumnya sudah ditentukan teknologi dan tools yang akan digunakan
baik selama tahap pengembangan (development) maupun pada saat implementasi
(deployment).
o
Fase Pelaksanaan / Implementasi
Fase ini melibatkan beberapa spesialis informasi
tambahan yang mengubah desain dari bentuk kertas menjadi satu dalam hardware,
software, dan data. Pelaksanaan adalah penambahan dan penggabungan antara
sumber-sumber secara fisik dan konseptual yang menghasilkan pekerjaan sistem.
Dalam tahap ini, desain yang sudah diterjemahkan ke dalam kode.Program komputer
yang ditulis menggunakan bahasa pemrograman konvensional atau aplikasi
generator. Alat pemrograman seperti kompiler, Juru, Debuggers digunakan untuk
menghasilkan kode. Berbagai bahasa pemrograman tingkat tinggi seperti C, C ++,
Pascal, Java digunakan untuk coding. Sehubungan dengan jenis aplikasi, hak
bahasa pemrograman yang dipilih.
o
Fase Pemakaian / Penggunaan
Selama fase penggunaan, audit memimpin pelaksanaannya
untuk menjamin bahwa sistem benar-benar dikerjakan, dan pemeliharaannya pun
dilakukan sehingga sistem dapat menyediakan kebutuhan yang diinginkan.
Pada fase 1-3 adalah siklus hidup pengembangan system.
Tahap 4 adalah tahap penggunaan (implementasi) yang berlangsung hingga tiba
waktunya untuk merancang system itu kembali jika diperlukan. Proses merancang
kembali akan mengakibatkan berulangnya siklus hidup sistem secara keseluruhan.
PROTOTYPING
Prototipe memberikan ide bagi pembuat maupun pemakai
potensial tentang cara sistem akan berfungsi dalam bentuk lengkapnya. Proses
menghasilkan prototipe disebut dengan Prototyping.Proses pengembangan sistem
seringkali menggunakan pendekatan prototipe(prototyping).Metode ini sangat baik
digunakan untuk menyelesesaikan masalahkesalahpahaman antara user dan analis
yang timbul akibat user tidak mampumendefinisikan secara jelas
kebutuhannya (Mulyanto, 2009).
Prototyping adalah pengembangan yang cepat dan
pengujian terhadap modelkerja (prototipe) dari aplikasi baru melalui proses
interaksi dan berulangulang yangbiasa digunakan ahli sistem informasi dan ahli
bisnis Prototyping disebut juga desainaplikasi cepat(rapid
application design/RAD) karena menyederhanakan dan mempercepat desain
sistem kesulitan mengungkapkan keinginannya untuk mendapatkanaplikasi yang
sesuai dengan kebutuhannya. &esulitan ini yang perlu diselesaikan olehanalis
dengan memahami kebutuhan user dan menerjemahkannya ke dalam
bentukmodel (prototipe). Model ini selanjutnya diperbaiki secara terus menerus
sampai sesuaidengan kebutuhan user.
Studikasus :
Bahwa siklus hidup system tidaklah luput dari
perencanaan yang matang karena tanpa
perencanaan tersebut maka suatu system tidaklah dapat berjalan sesuai
rencana.
MANAJEMEN SUMBER INFORMASI(IRM)
Informasi merupakan salah satu sumber utama dari
perusahaan & dapat dikelola seperti halnya sumber lain. IRM merupakan
metodologi siklus hidup yang digunakan untuk menciptakan sistem yang
menghasilkan informasi yang berkualitas. IRM adalah konsep manajemen sumber
informasi yang mengenal informasi sebagai sumber organisasional utama yang
harus dikelola dengan tingkat kepentingan yang sama seperti sumber
organisasional dominan lain seperti orang, keuangan, peralatan & manajemen
12.
o Berbagai
pandangan tentang IRM
IRM (Information Resources Manajemen) adalah konsep
manajemen sumber informasi yang mengenal informasi sebagai sumber
organisasional utama yang harus dikelola dengan tingkat kepentingan yang sama
seperti sumber organisasional dominan lain seperti orang, keuangan, peralatan
& manajemen.
Jika ingin menerapkan IRM maka harus ada tiga unsur,
yaitu CIO bagian computer melaporkan kepada pimpinan, lalu CIO turut ambil
bagian dalam menyusun rencana untuk organisasi kemudian rencana jangka panjang
itu dibuat untuk kebutuhan informasi. Tipe-tipe dari sumber informasi, yaitu
Informasi umum, informasi dari para spesialis, para pemakai,
fasilitas-fasilitas, database, software, hardware. Hubungan dengan CBIS adalah untuk memberi dukungan
kpd manajer utuk mengontrol area operasinya. Terdapat pendekatan perencanaan
strategis sumber daya informasi (strategic planning for information resources)
atau SPIR. Hasil dari SPIR adalah suatu rencana yang mengidentifikasi kebutuhan
sumber daya informasi bagi tiap subsistem CBIS untuk periode yang tercakup
dalam jangka waktu perencaaan strategis
o
Informasi Sebagai sumber Strategis
Informasi merupakan salah satu sumber yang dapat
menghasilkan keuntungan kompetitif.
Caranya : Dengan memfokuskan pada pelanggan &
membangun sistem informasi yang bisa meningkatkan arus informasi antara
perusahaan dan elemen lingkungannya.
• Arus Informasi antara perusahaan dan pelanggan :
- Informasi yang menerangkan kebutuhan produk
- Informasi yang menerangkan penggunaan produk
- Informasi yang menerangkan kepuasan produk
Keuntungan kompetitif dicapai apabila :
- Terjalinnya hubungan yang baik antara elemen-elemen
- Diperlukan
arus informasi dengan semua elemen-elemen lingkungannya
- Pentingnya
efisiensi operasi internal
IOS (Interorganizational Information System)
- IOS merupakan sistem informasi yang digunakan oleh
lebih dari satu perusahaan
- IOS fasilitator bertugas : menunjukkan para peserta
bahwa dengan bekerja dalam sistem tsb mereka akan memperoleh keuntungan
kompetitif.
CIO (Chief Information Officer)
- Kepala bagian
Informasi turut berperan dalam pembuatan keputusan penting dalam perusahaan
& memberi laporan langsung ke eksekutif.
- Sebutan lain
dari CIO : Direktur SIM, Vice President SIM
Tugas CIO :
- Mempelajari bisnis & teknologinya
- Menjalin kemitraan dengan unit bisnis &
manajemen
- Fokus memperbaiki proses bisnis dasar
- Memperkirakan biaya sistem informasi dalam bisnis
- Membangun kredibilitas dengan mengirim service yang
terpecaya.
o
Perencanaan Strategis untuk sumber-sumber
informasi
Jika informasi akan digunakan sebagai untuk
mendapatkan keuntungan kompetitif. Ada tiga tahap yaitu :
1. Era Perencanaan Pra Is Strategis
Yaitu perencanaan sumber informasi yang pertama
dilakukan oleh manjer dari unit pelayanaan informasi.
2. Era Spir Awal
Yaitu melakukan pedekataan atau cara top-down terhadap
perencanaan dengan menyari bahwa langkah pertama adalah menentukan tujuan
organisasi.
3. Era Modern
Yaitu mengunakan sumber –sumber informasinya,namun
status sumber-sumber tersebut juga mempengaruhi rencana strategis dari
keseluruhan organisasi.
o
Manajemen dan strategi end user computing
Tugas perusahan adalah untuk menetapkan kebijaksanaan
End User Computing yang memberikan fleksibitas kepada pemakai untuk melakukan
inovasi dalam pengunaan computer.namun juga harus menentapkan kotrol untuk
memastikan bahwa penggunaan tersebut mendukung tujuan perusahaan. Perencanaan
manajemen puncak dari suatu perusahaan yang akan menetapkan penggunaan
komputerisasi yang akan berguna untuk mengetahui penciptaan sumber informasi
dan pengelolaannya Information resources management (IRM), jika perusahaan akan
menerapkan IRM maka harus ada tiga unsur, yaitu :
1. Eksekutif
puncak bagian komputer melaporkan secara langsung kepada pimpinan yang disebut
Chief Information Officer (CIO).
2. CIO turut
ambil bagian dengan Eksekutif lain dalam menyusun rencana jangka panjang untuk
organisasi.
3. Rencana
jangka panjang harus dibuat agar kebutuhan informasi dapat memberi kepuasan
pelayanan melalui komputerisasi personal.
Suatu strategi yang telah terkenal adalah penetapan
atau pembangunan pusat informasi, ini merupakan pemecahan yang
dapatdiimplemestasikan dengan cepat, namun hal ini harus diikuti oleh
perubahan-perubahan yang mendasar dari sifat-sifat yang telah permanen. Sutu
contoh perubahan yang mendasar ini adalahbahwa pelayanan informasi melepaskan
tugas sebagai pemrosesan dan ia diberi tugas khusus untuk mengontrol jaringan.
Pada bagian dibawah ini, kita akan membahas dua strategi tersebut.
Studikasus :
Kita bisa melihat bahwa perencanaan informasi semakin
menjadi kepentingan yang strategis. Rencana pertamanya dikembangkan atau dibuat
dalam bagian pelayanan informasi, yang secara tak langsung usaha ini mendukung
perusahaan dalam mencapai misinya. Bilapendekatan ini atau cara ini
menghasilkan system yang terpisah, maka perusahaan harus menjalankan rencana
induk untuk membuat integrasi. Usaha pertama yang mendasarkan rencana informasi
pada tujuan perusahaan ini menghasilkan berbagai macam pendekatan –BSP IBM,
CSF, transformasi susunan strategi, dan siklus hidup yang diperluas.
Perencanaan strategi untuk sumber informasi era modern didasarkan pada hubungan
sirkulasi antara perencanaan perusahaan dan perencanaan informasi masing-masing
saling mempengaruhi.
Komentar
Posting Komentar